Dishub Bekasi Ganti Komponen PJU yang Sering Hilang Akibat Pencurian

2 menit membaca View : 6
redaksi
Bekasi, Ekonomi, Headline - 09 Feb 2026

KONTENBEKASI.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi tengah menyiapkan langkah strategis untuk mengganti komponen Penerangan Jalan Umum (PJU) yang kerap hilang akibat pencurian di sejumlah titik wilayah, termasuk Jalur Pantura dan Jalan Inspeksi Kalimalang. Fenomena ini menjadi penyebab lampu jalan sering padam tak lama setelah diperbaiki.

Lampu PJU yang mati selama ini tak semata karena korsleting atau keterlambatan perawatan. Dishub menemukan bahwa komponen kabel NYY dan panel lampu yang hilang memiliki nilai jual tinggi di pasar gelap, sehingga rawan dicuri oleh oknum tak bertanggung jawab.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kabupaten Bekasi, Agus Budiono, menyatakan pihaknya sering mendapat laporan masyarakat tentang PJU yang padam shortly after diperbaiki. Begitu petugas mengganti komponen yang hilang, beberapa hari kemudian bagian yang sama kembali lenyap.

“Kami menerima laporan PJU mati. Petugas ke lapangan lalu memang itu kabelnya hilang. Kemudian diganti, lalu besoknya mati lagi, ternyata dicuri lagi,” ujar Agus, menyoroti tantangan di lapangan.

Meski stok komponen masih tersedia untuk perbaikan cepat, lanjut Agus, jumlah lampu PJU saat ini belum ideal dibanding panjang jaringan jalan di Kabupaten Bekasi. Data Dishub menunjukkan bahwa dari total panjang jalan sekitar 946.997 meter, dibutuhkan hampir 23.673 titik PJU. Namun yang terpasang baru sekitar 9.905 titik, jauh di bawah kebutuhan ideal.

Kondisi ini membuat kawasan tertentu masih gelap terutama saat malam hari, sehingga membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah serta aparat terkait. Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Kabupaten Bekasi, Deni Hendra, menyebut bahwa Jalan Inspeksi Kalimalang merupakan salah satu titik paling sering terjadi pencurian komponen PJU.

Untuk memutus rantai pencurian, Dishub kini tengah mempelajari kemungkinan penggunaan material pengganti yang kurang bernilai jual serta meningkatkan koordinasi dengan kepolisian agar para pelaku pencurian dapat ditindak sesuai aturan hukum.

Langkah ini diharapkan tidak hanya menjaga fungsi penerangan jalan umum agar lebih andal, tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang beraktivitas malam hari di berbagai ruas jalan di Kabupaten Bekasi. (*)

Bagikan Disalin