Plt. Bupati Bekasi Tinjau Musrenbang Cikarang Utara, Tekankan Rencana Kerja Harus Tepat SasaranKONTENBEKASI.COM – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, melakukan monitoring Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Cikarang Utara di Aula Kantor Kecamatan setempat, Rabu (4/2). Kegiatan ini menjadi momen penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang lebih partisipatif dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Dalam arahannya, Asep menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi merupakan forum strategis untuk menajamkan, menyelaraskan, dan menyepakati berbagai usulan pembangunan yang berasal dari desa dan kelurahan. Ia meminta seluruh peserta Musrenbang untuk memanfaatkan forum ini secara optimal sehingga rencana kerja yang disusun benar-benar tepat sasaran, realistis, dan dibutuhkan masyarakat.
Plt. Bupati menjelaskan bahwa Musrenbang di Kecamatan Cikarang Utara difokuskan pada tiga hal utama: penetapan usulan prioritas pembangunan desa dan kelurahan, pembahasan kegiatan prioritas kecamatan yang belum tercakup dalam usulan desa, serta pengelompokan usulan berdasarkan tugas dan fungsi perangkat daerah. Seluruh hasil pembahasan akan dirumuskan dalam berita acara sebagai bahan penyempurnaan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Asep juga menegaskan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Bekasi untuk Tahun 2027 yang telah ditetapkan, yakni “Infrastruktur Berkeadilan untuk Konektivitas, Pelayanan Berkualitas, dan Ekonomi Berkelanjutan.” Tema ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pembangunan yang tidak hanya masif, tetapi merata dan adil di seluruh wilayah.
Selaras dengan tema tersebut, Kabupaten Bekasi telah merumuskan lima prioritas pembangunan daerah. Fokus utama mencakup penguatan perekonomian inklusif, peningkatan pelayanan dasar serta infrastruktur berkualitas dan merata, percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia, ketahanan lingkungan, serta tata kelola pemerintahan yang dinamis dengan layanan publik yang inovatif.
Selain aspek perencanaan pembangunan, Plt. Bupati juga menyoroti tantangan banjir yang masih sering terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Bekasi. Ia mengingatkan bahwa upaya pencegahan banjir harus dilakukan secara berkelanjutan melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan semua pemangku kepentingan. Menjaga kebersihan saluran air, tidak membuang sampah sembarangan, serta tidak membangun di bantaran sungai menjadi sebagian langkah yang perlu dilakukan bersama.
Asep mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk aktif dalam diskusi dan menyampaikan permasalahan daerah masing-masing secara terbuka dan konstruktif. Ia berharap usulan yang muncul benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat, tidak tumpang tindih dengan sumber pembiayaan lain, serta memberikan manfaat luas bagi warga Kabupaten Bekasi. (*)
