TRENDING

Bekasi Buka Akses Jembatan Lengkung Kalimalang, Wujudkan Kawasan Transportasi dan Wisata Terpadu

2 menit membaca View : 7
redaksi
Bekasi - 12 Feb 2026

KONTENBEKASI.COM – Pemerintah Kota Bekasi secara resmi membuka Jembatan Lengkung Kalimalang yang kini sudah dapat dilintasi kendaraan umum dan pribadi, menandai dimulainya fase baru penataan kawasan Kalimalang sebagai area strategis multifungsi yang menggabungkan aspek transportasi, pariwisata, dan lingkungan.

Peresmian dilakukan pada Selasa (10/2/2026) oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, yang menyampaikan bahwa infrastruktur baru ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan kota, sekaligus komitmen Pemkot Bekasi untuk memastikan proyek pembangunan berjalan sesuai target.

Dalam sambutannya, Tri Adhianto mengatakan bahwa jembatan tersebut merupakan bagian dari penataan kawasan yang tidak hanya berfungsi sebagai jalur transportasi, tetapi juga memiliki potensi sebagai bagian dari wisata air di Kalimalang. Ia berharap progres pembangunan ini bisa terus berlanjut hingga mencapai tahap penggunaan simbolis pada momentum peringatan kemerdekaan 17 Agustus 2026 mendatang.

Pembangunan jembatan ini didukung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemkot Bekasi melalui alokasi anggaran sekitar Rp30 miliar untuk penataan pedestrian serta infrastruktur penunjang lainnya. Seluruh penataan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak swasta serta stakeholder terkait dalam pengelolaan kawasan secara terpadu.

Setelah jembatan lengkung mulai dioperasikan, rencana selanjutnya adalah membongkar dua jembatan lama dan membangun satu jembatan baru tambahan yang mendekati kawasan Rumah Sakit Primaya, sebagai bagian dari upaya menciptakan arus lalu lintas yang lebih tertib dan aman.

Selain itu, Kalimalang juga memiliki peran penting sebagai koridor utama yang menghubungkan Jawa Barat dengan DKI Jakarta. Dengan penataan infrastruktur yang berkelanjutan, diharapkan kemacetan dapat ditekan dan waktu tempuh warga semakin efisien.

Peresmian ini juga sejalan dengan strategi nasional dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan, di mana pengelolaan ruang publik yang tertata menjadi salah satu elemen penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat citra kota Bekasi sebagai kawasan urban yang berkembang. (*)

Bagikan Disalin