Plt Bupati Bekasi Tegaskan Relokasi Pedagang Pasar Tumpah Dilakukan Tanpa PungliKONTENBEKASI.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan bahwa proses relokasi pedagang Pasar Tumpah Sentra Grosir Cikarang (SGC) ke lokasi baru dilakukan sepenuhnya tanpa pungutan liar (pungli) dan tidak ada retribusi yang dipungut secara tidak resmi dari pedagang maupun parkir. Pernyataan ini disampaikan Asep menanggapi harapan pedagang agar biaya di tempat baru lebih terjangkau.
Asep mengatakan pemerintah daerah belum berencana mengenakan retribusi kepada pedagang maupun bagi pengunjung parkir di lokasi relokasi yang baru di halaman depan Pasar Baru Cikarang. Ia menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan proses relokasi berjalan lancar dan para pedagang tertata dengan baik di area baru, yang kini berada di bawah pengelolaan pemerintah daerah.
“Hari ini yang penting relokasi dulu. Setelah dipindahkan dan tertata, sambil berjalan insya Allah bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Asep saat meninjau proses relokasi, Jumat (13/02).
Dalam proses relokasi tersebut, sekitar 500 lapak pedagang telah dipindahkan dari bahu jalan di kawasan SGC agar aktivitas perdagangan tidak lagi mengganggu arus lalu lintas utama. Relokasi diharapkan dapat mengembalikan fungsi jalan serta meningkatkan ketertiban dan kenyamanan bagi pedagang dan pengunjung.
Para pedagang sebelumnya meminta agar biaya sewa lapak di lokasi baru lebih rendah dibandingkan sebelumnya, mengingat biaya harian yang sebelumnya bisa mencapai puluhan ribu rupiah per hari. Asep juga menyampaikan bahwa fasilitas pendukung seperti tempat sampah dan area parkir telah disiapkan untuk mendukung aktivitas jual beli yang lebih tertib.
Relokasi ini merupakan bagian dari penataan wilayah yang lebih luas di Kabupaten Bekasi untuk mengoptimalkan fungsi jalan, menata ulang kawasan perdagangan informal, serta menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi semua pihak. (*)
