Kepala Kemenag Jakarta Utara Hadiri Bimtek EWS SiRUKUN di Bekasi untuk Perkuat Pencegahan Konflik Sosial Berbasis Keagamaan

2 menit membaca View : 3
redaksi
Bekasi - 04 Mar 2026

KONTENBEKASI.COM – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara, Mawardi Abdul Gani, menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Early Warning System (EWS) SiRUKUN yang diselenggarakan di Bekasi pada Kamis (25/2/2026). Kegiatan ini diinisiasi oleh Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama Republik Indonesia untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan petugas dalam menggunakan sistem pencegahan dini konflik sosial berdimensi keagamaan.

Bimtek EWS SiRUKUN dirancang khusus bagi verifikator dan viewer yang bertugas memantau serta memastikan keakuratan data yang diinput ke dalam aplikasi. Menurut Mawardi, penggunaan SiRUKUN tidak hanya sekadar alat pelaporan biasa, tetapi merupakan instrumen penting untuk mengidentifikasi potensi gangguan kerukunan secara real time, sehingga tindakan pencegahan bisa dilakukan lebih cepat sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Ia menjelaskan bahwa pelatihan ini membekali peserta dengan pemahaman teknis agar aplikasi dapat dioperasikan secara optimal di lapangan. EWS SiRUKUN sendiri merupakan inovasi berbasis web yang dikembangkan untuk memfasilitasi koordinasi berbagai pemangku kepentingan, mulai dari penyuluh agama hingga tingkat pusat, dalam menjaga stabilitas sosial dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.

Mawardi mengharapkan agar langkah strategis ini tidak hanya dijalankan oleh internal Kementerian Agama, tetapi juga melibatkan seluruh elemen masyarakat agar setiap potensi kerawanan dapat dipantau sejak awal. Dengan demikian, harmonisasi kehidupan beragama di masyarakat dapat terus terpelihara.

Kegiatan ini turut diikuti secara virtual oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Adib, serta sejumlah pejabat struktural seperti Kabag TU, Kepala Bidang, pembimbing masyarakat (Pembimas), kepala kantor Kemenag kabupaten/kota, dan unsur terkait lainnya. (*)

Bagikan Disalin