Puluhan Motor dan Mobil Mogok, SPBU di Bekasi Timur Ditutup SementaraKONTENBEKASI.COM — Operasional SPBU 34.171.46 di Jalan Insinyur Djuanda, Kelurahan Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur, ditutup sementara setelah puluhan kendaraan dilaporkan mengalami mogok usai mengisi BBM jenis Pertalite pada Sabtu (28/2) lalu. Insiden itu membuat aktivitas di SPBU tersebut terhenti sementara dan menjadi sorotan warga setempat.
Dari data sementara, sedikitnya 22–25 unit kendaraan, yang terdiri dari puluhan sepeda motor dan beberapa mobil, terdampak setelah mesin mereka tiba-tiba mati tidak lama setelah meninggalkan area SPBU. Kondisi ini diduga karena bahan bakar Pertalite tercampur air, yang terlihat saat beberapa pemilik kendaraan menguras isi tangki dan menemukan cairan keruh atau air bening di dalamnya.
Seorang pengendara, yang sempat mengalami kejadian itu, menceritakan bahwa motornya mogok hanya sekitar 100 meter setelah keluar dari SPBU meskipun sebelumnya tidak ada gejala kerusakan. Pengendara lain juga menemukan kondisi serupa, hingga akhirnya puluhan kendaraan kembali ke lokasi untuk meminta penjelasan dari pengelola.
Menanggapi kejadian ini, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menghentikan sementara penyaluran Pertalite di SPBU tersebut sambil melakukan investigasi lebih lanjut atas kemungkinan adanya kelainan pada BBM yang disalurkan. Pihak Pertamina juga membuka posko pengaduan agar pemilik kendaraan terdampak dapat mendapatkan penanganan serta perbaikan yang diperlukan, dan memastikan bahwa SPBU lain di wilayah Bekasi tetap aman untuk beroperasi.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi pengguna kendaraan di sekitar Bekasi Timur, terutama menjelang masa Ramadan, ketika mobilitas warga meningkat. Masyarakat diminta lebih berhati-hati dan mengikuti informasi resmi terkait kelanjutan penanganan kasus ini. (*)
